Sunday, June 21, 2015

Kisah Waktu SMA epesode 2

Kisah Waktu SMA Part 2

Hello gan ini part selanjutnya dari cerita nyata saya.
Langsung aja ya gan

Setelah selesai pengenalan dan aku dapat teman baru, kami di suruh oleh pengurus osis untuk membawa kado silang. Katanya untuk di tukar - tukarkan antar siswa baru. Trus setelah instruksi dari osis kami harus mencari barang seperti ratu perak , permen dari kelapaa , dan mizone. Aku berpikir "lah itu permen dari kelapa apaan?" ketika aku bayangkan permen dari kelapa , "emang ada ya permen dari kelapa?" , bayanganku itu permen di kasih ampas kelapa , gara - gara aku ragu aku tanya di sebelahku "permen dari kelapa itu apa bro?" temanku menjawab "itu permen yang terbuat dari kelapa bro". Aku berhenti sejenak untuk memikirkan "permen dari kelapa? , emang yang jual siapa ya?" , aku terus berpikir dan ketika aku bayangkan aneh rasanya dan nggak ada yang jual , aku tanya sama salah satu osisnya namanya fauzan. "Kak fauzan permen dari kelapa itu permen apaan?" tanyaku sambil bawa minum. Kak fauzan menjawab "permen dari kelapa itu klepon dek , kamu belum tau ya dek ha ha ha ha ha" , aku melihat tawanya seperti tawa setan. Ketika aku tau itu klepon lalu aku mencatatnya dalam buku osisku. 

Dan setelah itu waktu istirahat dimulai. Waktu istirahat aku bertemu dengan seseorangg yang serem , lalu aku berpikir "buset ini orang atau begal" , tapi rasa penasaran itu yang membuatku untuk menjauh " daripada aku kena masalah mending nggak usah deket - deket". Dan ketika aku ingin ke kantin aku bertemu lagi "aku berpikir anjir nih anak , ketemu terus aku" , dan ketika di kantin ternyata di ngobrol kayak teman biasanya , trus aku ikut gabung di temanku. Dan waktu aku duduk ternyata banyak yang menceritakan sekolah disini gara - gara nggak di terima di SMA N 1 KALASAN. Waktu itu aku juga merasa tidak di terima di SMA N 1 KALASAN tapi kalau udah nggak di terima, trus mau apa lagi?. Di saat semua pada cerita waktu testnya di SMA 1 KALASAN aku hanya terdiam, karena aku tau kalau kegagalan adalah bahan untuk memperbaiki diri bukan untuk di bicarakan atau di sombongkan.



To Be Continue

0 comments:

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com